Lawan Manchester United, Bukan Kompetisi Persaudaraan

Pemberitaan daripada kubu Real Madrid yg hendak sanggup menghalangi team raksasa dr liga Primer Inggris, Manchester United pada pertandingan lanjutan turnamen pra musim yg di selenggarakan pada Amerika Serikat ialah International Champions Cup 2014 Grup A, Minggu (03/8). Itu benar-benar memerankan medan pemanasan setiap pengikut sebelum siap terjun di musim 2014/2015. Akan tetapi pikir dr si pembimbing Real Madrid, Carlo Ancelotti, tersebut tak perjuangan yg biasa.test1

Ada di dalam konvensi pres pra perjuangan, Ancelotti menurunkan respons tentang kader lawannya yg bakal di lawannya utk beberapa saat lagi. Selain tersebut dirinya juga menegaskan kalau pasukannya bakal tampak all – out attack demi meraih keunggulan. Real Madrid bisa di ketahui sebelumnya sudah dua kali meraih kekandasan di dalam perjuangan penyisihan tersebut. Menentang Inter Milan yg kalah lewat tubruk pinalti sebelumnya cuma memperoleh skor 1-1. Dan yang final mengelak AS Roma yang mendapatkan kekandasan tipis 1-0, gol terkabul dari si kapten veteran Francesco Totti.

“Menggulung kubu Manchester United enggak ada lagi yang namanya sifar kompetisi pertemanan. Mereka adalah salahsatu club yg kuat dan hebat. Oleh karena itu dari itu kami ingin sanggup mengakhiri pra musim ini dgn bermain menawan juga memiliki kemenangan demi bikin puas banyak fans yg ada, ” ujar daripada Carlo Ancelotti yg udah di sebutkan kepada prasarana info bola terkini.

Real Madrid benar2 telah pasti tereliminasi karena telah memiliki dua kekalahan sebagaimana mengelakkan Inter Milan serta AS Roma yg sama sama wali atas Italia. Bisa di mengerti dengan menggulung team The Reds Devils itu menjadi perkelahian final Los Blancos dalam Guiness Cup itu. soalnya dalam tahun sebelumnya Real Madrid menjadi juara, serta tatkala ini mereka sudah tentu tdk sanggup mempertahankannya. Ancelotti sendiri telah menyampaikan pemantapan kalau Cristiano Ronaldo tdk akan fit lagi bagi menentang mantan team yg telah membesarkannya tersebut. Makin daripada itu Ancelotti menganjurkan keyakinan kalau Iker Casillas masih di percaya menjadi starter pada rivalitas ini.